I. WONG URIP NGERTI URIPE.......II. WONG URIP ISO MATI SAKJRONING URIP.......III. WONG URIP ISO MBALIK NANG SING GAWE URIP

Minggu, 28 November 2010

BUKU 3: TANGGA LANGIT


DIDEDIKASIKAN
untuk generasi muda bangsa
agar mereka mengenal dirinya &
mengerti tujuan hidupnya
_________________________


JUDUL BUKU:


TANGGA LANGIT




Pengantar
_________



Bismillahirrohmanirrohim
Segala puji bagi Allah,
Tuhan semesta alam.


Terimakasih anda telah menyempatkan membaca buku yang sangat sederhana ini,
tapi percayalah di balik kesederhanaannya insya Allah buku ini dapat bermanfaat
karena dapat dijadikan bahan perenungan dalam menyikapi kehi upan di dunia ini.

Tulisan-tulisan yang disajikan ini pada prinsipnya ingin mengajak para pembaca
untuk merajut hubungan yang harmonis antar manusia, manusia dengan Sang Pencipta
dan manusia dengan diri-sejatinya.

Akan lebih bermanfaat, seandainya dapat meluangkan waktu khusus untuk membaca
tulisan-tulisan ini, dengan jiwa yang tenang insya Allah sajian kami ini lebih terasa maknanya.

Terimakasih untuk:
cak nusron dan mbah likin atas tulisan-tulisannyayang termuat, yaitu:
Roda Kehidupan
Kesabaran
Sabar
Pitutur
Kembali
Sisa Waktu
Sabar itu firman
Lalai



Wassalam;

iskandar zulkarnain
________________
adiluhung_nusantara@yahoo.com
adiluhung.nusantara@gmail.com
FACEBOOK: adiluhung nusantara

________________________________

Pengantar
DAFTAR ISI :

1. IQRA’
2. Fatamorgana
3. Roda Kehidupan
4. Qolbu
5. Kebijaksanaan
6. Jatining Hurip
7. Kesabaran
8. Lepas dari belenggu dunia
9. Sabar
10.Hasanah
11.Pitutur
12.Kerinduan
13.Kembali
14.Menembus Batas
15.Sisa Waktu
16.Kau bukan Dirimu
17.Kemalangan
18.Kasih Sayang
19.Satu yang berbeda
20.Ibu Pertiwi
21.Sabar itu firman
22.Lalai
23.Ruang dan Waktu Relatip



1. IQRA'

Iqra’ bismi rabbikal ladzii khalaq

tingkatkan keimananmu
sebagai anak tangga menuju Allah
dengan senantiasa menelaah semua
yang kau lihat
yang kau dengar
yang kau rasakan
yang terjadi atas dirimu dan sekitarmu

baik yang nyata,
yang irasional
maupun yang gaib

semuanya telah ditentukanNYA
untuk disikapi dengan benar
dan penuh kesabaran.....



2. FATAMORGANA

Janganlah ingin kau miliki
apapun yang kau lihat didunia ini,
karena semua itu fatamorgana

jadikanlah semua itu,
hanya sebagai sarana ketaqwaanmu,
untuk menggapai cahayamu,
karena itulah yang nyata,

karena cahaya itulah
kau dapat berjalan dihari kemudian



3. RODA KEHIDUPAN

roda kehidupan
tak pernah lelah menggelinding
untuk menerjang siapa saja
yang menjadi kerikil kehidupan
dari zaman ke zaman
dari era ke era

karena datangnya pagi
selalu ditandai dengan
pekatnya malam

datangnya kebahagiaan
selalu ditandai dengan pengorbanan

...................(tks ut. cak nusron)



4. QOLBU

qolbu laksana danau
tempat bermuaranya 7 sungai-mu
mata,
telinga,
lidah,
perut,
kaki,
tangan
dan kemaluan

airnya harus sebening kristal
agar
Nur Illahi terhantar kepadamu

jadi jangan dikotori….
bersihkan,
dengan senantiasa mengalirkan air bersih
dari 7 sungai-mu


5. KEBIJAKSANAAN

wahai para pemimpin negeri.
sibaklah hati luhurmu….
sibaklah hati pasrahmu….

lalu sibaklah hati ikhlasmu….
didasar keikhlasmu akan
kau temukan kebijaksanaanmu

karena kebijaksanaan
adalah tetesan-tetesan yang mengkristal
dari tetesan-tetesan kesenangan
yang tak mampu lagi menggembirakan
dari tetesan-tetesan kesakitan
yang tak mampu lagi menimbulkan luka dan duka

wahai para pemimpin negeri….
semestinya
kau temukan kebijaksanaanmu terlebih dahulu
sebelum kau pimpin negeri ini
karena kebijaksaan dan kasih sayangmu
yang dapat menghantarkan negeri ini
menjadi negeri yang :
“ gemah ripah lohjinawi
toto tentrem karto raharjo ”




6. JATINING HURIP

Wahai anakku....
Kau harus dalam ketiadaan
rasakanlah....
manakala engkau kehilangan rasa memiliki,
termasuk memiliki dirimu sendiri
maka engkau dalam kematian

kematian adalah lepasnya rasa memiliki
dibalik kematian justru ada kehidupan yang sejati
kehidupan yang tidak dapat dialas oleh definisi

kehidupan dalam dimensi yang lebih tinggi
tidak mulai dari awal
dan tidak berakhir dari satu batasan
itulah Jatining Hurip

Wahai anakku...
kematian adalah
sebuah proses kehidupan yang lebih luas dari kehidupan sebelumnya

kehidupan yang sejati
tenang, tentram dan terang
karena merasa tidak memiliki dan dimiliki

Wahai anakku....
manakala engkau merasa memiliki
engkau akan menggugat pada yang engkau miliki

kalau engkau merasa dimiliki
engkau akan digugat oleh yang merasa memilikimu

Wahai anakku
merdekakanlah batin dan perasaanmu
jangan biarkan rasa memiliki
dan dimiliki membebanimu

kau harus 'telanjang' dan bersih
untuk dapat merasakan genggamanNYA

rasakanlah anakku....
dan terbanglah tinggi
bersamaku.............



7. KESABARAN

Galilah......
sumur kesabaran
yang ada didalam dirimu,
sampai engkau temukan
dasar kesabaranmu sendiri

cinta kasih dan kesabaran
adalah perwujudan dari
sfat-sifat Illahi

jadilah manusia tersabar
diantara manusia-manusia
yang paling sabar.....

.........(tks ut. cak nusron)



8. LEPAS DARI BELENGGU DUNIA

kehidupan dunia
memang harus dihadapi
tapi jangan membelenggumu....

pekerjaanmu adalah amanah
yang harus diselesaikan
tapi jangan membelenggumu....

istri dan anakmu adalah amanah yang harus dijaga
tapi jangan membelenggumu....

tubuh adalah pakaianmu yang harus dirawat
sebagai sarana untuk membuka belenggumu,
jangan justru membelenggumu..

pikiranmu harus tertata dan diberdayakan
sebagai kunci untuk membuka belenggumu
jangan justru membelenggumu....

qolbumu harus dibersihkan hingga bening
agar dirimu keluar dari belenggu 'penjara wujud'
untuk menata kehidupanmu di hari kemudian
jangan justru menjebakmu
dalam kegelapan di Akhirat nanti
sehingga dirimu tak bisa keluar daripadanya....



9. SABAR

sabar itu tanpa batas
kasih itu tanpa pilih…

dayunglah karunia
dihamparan belantara ini
dengan kesabaranmu

ayunkan anugerah
dibelahan padang ini
dengan hirupan langkah kasihmu

agar karunia itu tidak pergi menjauh
agar anugerah itu tak berpaling darimu..

sabar itu kemenangan
kasih itu terang
kemenangan dan terang yang didambakan setiap yang beriman
agar esok
dengan kemenangan dan terang
dapat kembali dan duduk disisi Allah.

.......................(tks ut. mbah likin)



10. HASANAH

hasanah itu
bukanlah yang baik-baik menurutmu
karena sebetulnya
kau sendiri tak mengerti yang baik untuk dirimu....

hasanah itu
baik dari sisi Allah
bukankah hanya Allah Yang Maha Tahu ?

hasanah itu
bisa penyebab tawamu,
juga tangismu....

hasanah itu
bisa penyebab sehatmu,
juga sakitmu....

hasanah itu
hakekatnya untuk akhiratmu....
maka
berdoalah dengan ikhlas tanpa memikirkan yang baik-baik menurutmu

"....ya Tuhan kami, anugerahilah kami hasanah didunia
dan hasanah di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka." (2: 201)




11. PITUTUR

carilah sumber kehidupan dari
sumber kehidupan yang ada didalam hati yang dalam
maka engkau
tak lekang di terik matahari
dan tak lapuk diterpa hujan

bicaralah kasih
maka yang mendengar akan damai

..................(tks ut. cak nusron)


Pikirkan dengan bersih
katakan dengan santun
berikan dengan tulus
kerjakan dengan jujur
dan rasakan dihati............


Kalau kau mencintaiKU
ekspresikan
dengan mencintai semua mahluk ciptaanKU


....maka bersabarlah
dengan kesabaran yang indah (70:5)



12. KERINDUAN

kerinduan ini tak tertahankan....
kerinduan bukan pada anak istri
kerinduan bukan pada gemerlapnya dunia

kerinduan yang tak berujung tak bertepi
kerinduan yang tersembunyi
tersembunyi dalam relung batin

kerinduan ini
semakin tak tertahankan...
menyesakkan dada...
energinya menerobos nadiku
darahku mengalir kencang...

ubun-ubunku terasa mengembang
aku tak sanggup menahannya lebih lama
harus kulepaskan kerinduan ini..

kubersimpuh dalam ketidak berdayaan
kupasrahkan segalanya
kupasrahkan kerinduan ini padaMU
kerinduan ini....ya kerinduan ini...
hanya kerinduan ini yang kumiliki...



13. KEMBALI

manusia hanyalah seonggok
tulang dan daging tanpa daya
dihadapan Allah

kalau saja engkau kembali
dengan tidak seutuhnya
apakah arti hidup didunia ?

kalau engkau kembali
dengan tidak membawa cahaya
apalah arti dari sebuah jiwa

kalau saja engkau kembali
dengan tidak membawa pahala kebenaran
apalah arti seorang manusia
yang dikatakan mahluk Allah yang paling sempurna
diantara mahluk ciptaanNYA

jadilah hidup ini
hanyalah sebagai hiasan semata
hidup ini bakalan tak berguna untuk ’hari kemudian’

..............................(tks ut. mbah likin)



14. MENEMBUS BATAS

wahai anakku….
kita telah menembus batas
dunia telah kau tinggalkan
kini kau berada dalam dimensi yang lebih tinggi
berada dalam alam yang baru alam kebenaran sejati....

wahai anakku….
disini tidak ada masalalu
juga tidak ada masa depan.…

masa lalu dan masa depan adalah kehidupan dunia
didunia...,
manusia dirancang untuk bercita-cita dan berkeinginan
karena keinginan itulah,
kehidupan didunia menjadi rumit
disini tidak ada rencana keinginan
berjalan apa adanya....
sederhana, jelas, tenang dan damai

wahai anakku….
didunia,
waktu yang menggerakkan manusia,
bahkan merongrong kehidupan manusia
disini,
waktu adalah relatip
bahkan kitalah yang menggerakkan waktu….



15. SISA WAKTU

gunakanlah waktu yang tersisa
untuk menggapai kemulyaan Illahi,

teguhkan hati seperti batu karang
teguhkan jiwa seperti pohon jati,

teguhkan iman
seperti engkau tidak akan mati…
dalam mencari kasih dan kebenaran Illahi…

hatimu adalah cerminan dirimu
jiwamu adalah cerminan perilakumu,
imanmu adalah cerminan ibadahmu….

bulatkan tekad….
berjalanlah….
seberangilah kegelapan ini…
sampai terang tergapai dalam diri
janganlah disia-siakan sisa waktu ini…
jika tidak ingin menangis
dikemudian hari…

....................(tks ut. mbah likin)



16. KAU BUKAN DIRIMU

tataplah cermin didepanmu,
lalu katakan : " Kau bukan Diriku ".

bila kau gundah....
tunduk dan pejamkanlahmatamu,
lalu katakan : " Siapakah Diriku ? "

Bila tidak ada jawaban,
cari dan kenallilah Dirimu
karena disitulah terdapat pintu,
pintu menuju Tuhanmu.
"Bukankah Dirimu harus kembali padaNYA ?"

"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah,
hendaknya diri memperhatikan apa yang dipersiapkannya untuk esok.....
dan janganlah kamu seperti orang-orang yang melupakan Allah,
maka Allah menjadikan mereka lupa pada diri mereka sendiri,
mereka itulah orang-orang yang fasik




17. KEMALANGAN

Wahai anakku….
janganlah kau sesali kemalanganmu

apakah kau lupa
kemalangan adalah hak setiap manusia
hidup itu sendiri adalah kemalangan
dunia ini adalah kemalangan

Wahai anakku…
kau harus ramah terhadap kemalangan
terimalah kemalangan
sebagai kesadaran berkehidupan didunia ini

karena kemalangan menyimpan rahasia kebahagiaan
kebahagiaan itu berada dibalik kemalangan

Wahai anakku….
janganlah engkau lawan, akrabilah…
hingga kemalangan itu
memberikan permata kebahagiaan padamu....



18. KASIH SAYANG

wahai anakku….
tinggalkan rasa dimiliki dan memilikimu disini….
naiklah….,
naiklah bersama rasa bahagiamu
naiklah terus….,
sampai kau temukan rasa tentrammu

wahai anakku….
kau harus menempuh selapis demi selapis….

teruslah….,
diatas rasa tentrammu
ada ketenanganmu
diatas ketenanganmu….,
kau akan menemukan kesejukan
kesejukan batin yang tiada tara…

janganlah berhenti anakku….
naiklah…., naiklah terus…
sampai kau merasa jiwamu sirna
larut di alam cinta…., cinta sejati

bukan lagi kebahagiaan….,
bukan lagi ketentraman….
melebihi ketenangan….,
melampaui kesejukan batinmu….
itulah cinta sejati anakku….,
cinta tanpa melalui kulit dan daging
cinta yang hanya dapat dinikmati oleh jiwa yang bersih

wahai anakku….
dengan cinta semuanya berawal
manusia diciptakan oleh Illahi karena cinta
bumi seisinya dan 7 langit tercipta karena cinta
tiada yang tercipta
kalau bukan karena cinta….

wahai anakku….
biarkan jiwamu larut di alam cinta
biarkan energinya merasuki jiwamu….

pasrahkan anakku….,
sampai jiwamu dipenuhi energi cinta

wahai anakku….
manakala energi cinta telah memenuhi jiwamu…
turunlah….,
bawalah energi cinta bersamamu

bawalah dan pendarlah anakku…,
pendarlah energi cintamu
pendaran energi cintamu akan menjadi cahaya kasih sayangmu

berikan anakku...
berikan cahaya kasih sayangmu untuk dunia ini…
berikanlah….
dan biarkan mereka menikmatinya…,
karena itulah yang mereka butuhkan



19. SATU YANG BERBEDA

Wahai saudaraku....
kita adalah satu yang berbeda
kau terbuat dari tanah, aku bukan

kau akan mati,
aku dalam "keabadian"

kau nyata di hari ini,
aku nyata di hari kemudian

Wahai saudaraku. ketahuilah...
kau diciptakan untukku
kau disempurnakan untukku
kau hidup untukku

Wahai saudaraku, sadarlah....
kau tak punya masa depan
masa depanmu hanyalah kematian
masa depan adalah milikku

Wahai saudaraku yang lahir bersamaku....
bantulah aku meraih masa depanku
berdayakan aku
dengan amal keluhuranmu
jangan biarkan
kegelapan menjebakku

Duh saudaraku, sayangilah aku...
karena kasih dan sayangmu adalah harapanku
berjuanglah untukku....
berjuanglah dengan gigih...
berjuanglah dalam keluhuran...



20. IBU PERTIWI

kulihat ibu pertiwi sedang bersusah hati
air matanya berlinang....
kini ibu sedang lara, merintih dan berduka....


duh anakku…….
ibu sangat merindukanmu
mungkinkah kau tak merindukan dan mencintai ibumu lagi ?
anakku, janganlah kau buat
ibu gundah dan bersedih…...
karena kesedihan ibu dapat membuat langit nusantara ini kelam
kegundahan ibu…...
dapat membuat bumi ini berguncang
air mata ibu…...
dapat membuatmu tenggelam

duh anakku…
janganlah kau lupakan ibumu
karena itu akan membuatmu kehilangan jati dirimu
bukankah jati diri itu penting untuk mengangkat derajat dan martabatmu?
derajat dan martabatmu yang sekarang ini terkoyak dan tergadaikan

duh anakku…sadarlah bahwa kau telah tertipu,
tipuan itu telah menghancurkan pola pikirmu

kau tersihir....sehingga kau tak sadar
dari tanah nusantara ini kau dibentuk,
bukan dari tanah seberang

di bumi nusantara ini kau berpijak dan hidup,
bukan di bumi seberang

dari negeri nusantara ini kau dapat makan dan minum,
bukan dari negeri seberang

di bumi ini ragamu akan dikuburkan,
bukan di negeri seberang

dan tahukah kamu ?
kalau kampung akhiratmu juga ada dilangit nusantara ini ?

duh anakku...,
kau memang harus menumbuhkan rasa cinta dan kasihmu,
tapi janganlah buta

duh anakku...,
bukankah telah ibu wariskan banyak hal yang baik untukmu ?
ibu wariskan filosofi, budaya dan bahasa yang baik untukmu
ibu wariskan keluhuran budi pekerti untuk kau jadikan sandaran hidupmu,
tapi mengapa engkau abaikan ?

kau harus mencintai dan mengimani Rasullullah SAW
dan memahami tuntunannya,
bukan tanah kelahirannya
kau pelajari bahasanya, karena kau mencintai dan mengimani
serta untuk memahami kitabNya

janganlah berlebihan...anakku,
agar kau tetap menjadi dirimu...,menjadi anakku
bukankah Allah Maha Mendengar dan tahu apa yang tersirat dihatimu ?

jadilah dirimu sendiri…anakku
jadilah muslim nusantara,
bukan muslim negeri seberang

duh anakku…, maafkan ibu
seandainya kau menganggap berlebihan
ibu hanya ingin kau bahagia di dunia dan akhirat

ibu akan selalu berdoa untukmu
semoga Allah membukakan pintu hatimu,
agar kau dapat kembali dalam pelukkanku....



21. SABAR ITU FIRMAN

ketika suara hati membisu
ketika suara jiwa diam terpaku
ketika kesabaran dan kasih berpaling daripadamu

adakah kau dengar kidung-kidung merdu?
adakah kau lihat burung-burung berkicau merayu?
adakah kau rasakan indahnya saudara-saudaramu bersatu mengadu?

sabar itu firman,
firman itu bekal menghadapi lawan dan kehidupan yang menghancurkan insan

karena kesabaran itu ada didalam kasih,
kasih yang diajarkan Tuhan

...............................(tks ut. mbah likin)



22. LALAI

Kehidupan bersenang-senang
tidak akan mudah mengubah ketertarik an kepada kebenaran
Kalau saja manusia masih tetap enggan berteman dengan penderitaan,
pastilah kerdil jiwanya.

Didalam hatinya tidak akan pernah tumbuh benih-benih cahaya kebenaran Allah.
Kasihnya menghilang, cintanya sirna, imannya seperti jala.
Seiring dengan egoisme dirinya yang menyala-nyala.

Maka tersesatlah manusia karena kebutaan hati dan jiwanya
dalam menapaki jalan menuju Tuhannya.

Kehidupan ini berlanjut,
lalu siapa yang tak menginginkan kemulyaanNYA?

.............................(tks ut. mbah likin)




23. RUANG DAN WAKTU RELATIP

Untuk
Sdr. Albert Einstein yth,
dimanapun sekarang dirimu berada


Orang sedunia, termasuk saya, mengakui kehebatan daya pikirmu
Rumusan E=MC kwadrat mu telah mengguncang dunia.
Pikiranmu jauh kedepan,
sepertinya ilmu dunia dalam genggamanmu.

Teori Relativitas Ruang & Waktu mu sangat mencengangkan.
Sampai-sampai kau sendiripun tercengang (dan kebingungan, maaf).
Kau sadar untuk mendukung teori mu ini
diperlukan sesuatu yang bergerak dengan kecepatan setara kecepatan cahaya.

Apa mungkin?
Dalam dimensi nyata jelas itu tak mungkin,
karena sesuatu itu haruslah terdiri dari partikel cahaya.
Kalaupun ada,
sudah tentu sesuatu itu pastilah tidak nyata
(irasional: ada tapi tak nyata).
Inilah yang membuatmu frustasi, maaf...

Sdr Einstein yth..,
Seandainya kau mau memahami Firman-firman dari Tuhanmu Yang Maha Tahu,
tentu kau akan terperangah.
karena sesuatu yang kau cari itu ada dalam tubuhmu sendiri.

Ya.., diri-sejatimu lah yang dapat membuktikannya,
sudah tentu harus kau berdayakan dahulu dengan keimanan dan ketaqwaanmu.
Karena diri-sejati manusia bertaqwalah yang mampu bergerak dengan kecepatan cahaya.

Mari kita simak ayat Al Qur'an dibawah ini:
"....pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan,
sedang cahaya mereka memancar dihadapan dan disebelah kanan mereka...." (57:12)


"....pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang bersamanya,
sedang cahaya mereka memancar dihadapan dan disebelah kanan...." (66:8)


"Dan apakah orang yang sudah mati,
kemudian Kami hidupkan dan kami berikan kepadanya cahaya yang terang,
yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan ditengah-tengah masyarakat manusia,
serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita
yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya?...." (6:122)



Surabaya, Juni 2010

Terimakasih untuk:

cak nusron & pendahulu-pendahulu saya,
mbah likin & sedulur semua,
istri dan anak-anakku,
juga untuk anda yang telah membaca tulisan ini.....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar